Tempat Tutorial Blogspot, SEO, HTML5, CSS3, Facebook, Twitter, Software, Game, Motivasi, Tips dan Trik.

Articles by "Info"

MALWARE, VIRUS, Menjangkit android, Cara mengatasi
MALWARE telah menjangkit pada sistem operasi Android. Puluhan ribu malware telah ditemukan  Kaspersky Lab pada akhir tahun 2012 lalu. Kaspersky Lab mengklaim, telah mendapatkan lebih dari 43.000 malware Sekitar 99 persennya menargetkan smartphone dan perangkat tablet berbasis Android.

ANDROID adalah sistem operasi smartphone berbasis kernel linux yang sudah di modifikasi, dan untuk setiap release-nya diberi kode nama berdasarkan nama hidangan makanan dan merupakan sistem operasi opensource.
Sangat berbahaya jika malware ini sampai menjangkit smartphone kita. Bisa di bayangkan kerugian yang kita dapat jika malware ini ada di smartphone kita.
Berikut ini cara mencegah agar smartphone kita tidak terkena  virus malware:

Memanfaatkan Aplikasi Bawaan Android

memanfaatkan aplikasi bawaan android


-- Masuk ke menu ->Setting -> Location & Security -> masukkan PIN dan Password.

Penggunaan WI-FI dan Bluetooth

Penggunaan WI-FI dan Bluetooth secukupnya


--Anda yang sering menggunakan fasilitas WIFI di tempat umum disarankan jangan mengaktifkan fungsi auto connect. caranya : menu -> wireless & Network-> WiFi Setting
--Bagi Anda yang akan memakai Internet Banking di usahakan untuk tidak menggunakan WI-FI umum karena data-data anda seperti nomer rekening dan password anda bisa di curi (di Hack) orang.
--Hidupkan WiFi dan Bluetooth jika diperlukan saja. Dibaratkan WiFi dan Bluetooth sebagai pintu rumah anda. Jika Anda membuka pintu dan tidak ditutup maka kemungkinan besar dapat dihack orang.

Aplikasi

aplikasi


--Download aplikasi hanya di googleplay.

Jangan Melakukan Rooting

jangan root android

--Karena dengan melakukan root aplikasi memiliki hak akses lebih ke dalam sistem android kita. Jika melakukan root jangan sembarang menginstal aplikasi. Pilih - pilihlah aplikasi yang anda percayai.

Menggunakan Antivirus
download antivirus

--Instal antivirus di android anda, ini sangat direkomendasikan buat smartphone yang di telah di root. Karena dengan menginstal antivirus dapat mencegah masuknya malware dan virus.

Itulah tadi tips agar smartphone sobat agar tidak terkena Virus Malware, semoga bermanfaat :)

Puluhan ribu malware telah ditemukan  Kaspersky Lab pada akhir tahun 2012 lalu. Malware ini berasal dari aplikasi-aplikasi tidak resmi yang di instal di perangkat Android kamu.

Begitu aplikasi terinstal maka malware akan bekerja secara sembunyi-sembunyi di background smartphone kamu.


5 Ciri Android Keracunan

5 Ciri Android Keracunan:

1. Daya tahan baterai menurun

Pengguna Android yang memakai perangkatnya secara normal dan tidak banyak melakukan aktivitas yang menguras baterai pasti mengetahui kisaran daya tahan baterai ponselnya. 

Kalau daya tahan baterai menurun tanpa sebab yang jelas, ada kemungkinan malware menjadi biang keroknya. Contohnya seperti adware, jenis malware yang terus menerus mengirim iklan kepada pengguna sehingga mempengaruhi baterai perangkat.

2. Dropped call dan gangguan panggilan

Malware bisa menguping pembicaraan yang dilakukan dengan perangkat Android. Ketika hal ini terjadi, bisa muncul efek samping berupa gangguan panggilan atau dropped call. 

Kalau pengguna yakin dua masalah ini bukan diakibatkan oleh gangguan sinyal, bisa jadi memang ada malware yang berupaya menyadap pembicaraan atau melakukan aktivitas mencurigakan lainnya.

3. Tagihan telepon yang membengkak

Inilah yang diakibatkan oleh malware pencuri pulsa dengan berbagai macam tekniknya, seperti mengirim SMS ke nomor dengan tarif premium. 

Untuk menghindari kecurigaan, beberapa malware tipe ini hanya mengirim SMS sekali sebulan. Ada juga yang secara otomatis menghapus diri sendiri begitu selesai menguras tagihan pengguna dengan cepat.

Karena itu, ada baiknya mengecek tagihan telepon untuk melihat apabila ada pengeluaran yang mencurigakan. Siapa tahu ada malware di belakangnya.

4. Konsumsi data naik tiba-tiba

Yang satu ini juga bisa terjadi akibat malware, mirip dengan keanehan tagihan telepon di atas. Perubahan pola upload atau download boleh jadi merupakan pertanda bahwa seseorang atau sesuatu sedang memanfaatkan koneksi internet pada perangkat Android. 

Memasang aplikasi pengukur kuota data bisa menunjukkan apabila sebuah perangkat telah disusupi malware, sekaligus mencegah kelebihan konsumsi data lewat penggunaan sehari-hari.

5. Performa yang menurun

Tergantung pada spesifikasi hardware perangkat yang bersangkutan, malware bisa membuat kinerja turun drastis. Pengguna PC yang pernah mengalami infeksi virus kelas berat tentu familier dengan gejala yang satu ini. Cara memeriksanya bisa dengan melihat konsumsi RAM atau load prosesor yang tidak wajar.

Apabila perangkat Android telanjur dijangkiti malware, ada beberapa tindakan yang bisa dilakukan. Pertama adalah menghapus aplikasi yang terkait dengan malware. Jika ternyata malware masih bertahan walaupun aplikasi "induknya" dihapus, maka yang selanjutnya bisa dilakukan adalah melakukan "factory reset" yang akan membersihkan memori perangkat.

Pencegahan

Bagi yang belum pernah mengalami terjangkit Malware di sistem operasi Androidnya, bisa melakukan pencegahan. Dan bagi yang sudah terlanjur terjangkit Malware, ini bisa menjadi pelajaran agar berhati-hati dalam menginstall aplikasi di luar Google Play.

1. Memasang Aplikasi Antivirus

Dengan memasang antivirus maka kemungkinan terjangkitnya virus malware akan kecil. Karena setiap aplikasi yang terinstal akan di scan otomatis oleh antivirus dan akan selalu di awasi oleh antivirus tersebut.

Bagi Android yang sudah di root ini aplikasi wajib yang harus di instal.
Beberapa antivirus terkenal adalah Avira, Avast, Kaspersky dll.

2. Memperhatikan Jenis Permission

Banyak aplikasi yang meminta izin untuk melakukan hal-hal berbahaya, walaupun sebenarnya tidak diperlukan. Untuk itu, bacalah pemintaan permissions ini dengan teliti sebelum meng-klik tombol "accept".



Google memutuskan untuk memblokir kata-kata dalam bahasa Inggris yang tidak pantas/sopan di sistem operasi terbarunya, KitKat. Langkah Google ini mengikuti jejak Apple yang sebelumnya juga memblokir kosakata yang tidak sopan dalam perangkat iPhone.

Saat itu Steve Jobs khawatir smartphone buatan Apple akan disalahgunakan penggunanya untuk mengakses konten-konten pornografi.

Saat ini Google telah merinci daftar kata apa saja yang akan diblokir. Daftar kata tersebut nantinya bakal tidak dikenali oleh smartphone. Sistem operasi kemudian akan menyarankan kosakata lain.

Jumlah kosakata "terlarang" yang dihimpun tim Google saat ini mencapai 165.000 kata dalam bahasa Inggris.
Muncul banyak perdebatan akan kosakata yang dilarang oleh Android ini, beberapa orang menganggap ada kata yang seharusnya tidak masuk dalam daftar tetapi malah dilarang, seperti "lactation".

Contoh lain adalah kata "bong" yang diperbolehkan, tetapi "morphin" tidak; "Nazi" boleh, tetapi "Klansmen" dan "supremacist" tidak. "Apple" dan "Microsoft" boleh, tetapi "AMD" atau "Garmin" tidak boleh. "Geek" juga masuk dalam daftar terlarang di KitKat.

Google belum menjelaskan bagaimana metode yang dipakai untuk mengumpulkan daftar kata terlarang tersebut.

Kritikus teknologi Chris Matyszczyk di situs CNET (3/12/2013) menganjurkan agar Google dan Apple jangan terlalu berprasangka negatif atau terlalu sering mengoreksi kata secara otomatis. Menurutnya, smartphone itu seharusnya menjadi benda milik pribadi, dan pengguna memiliki kebebasan dalam berekspresi dengan smartphone-nya.

Source : Kompas.com

Lag di Android sering di alami pada mereka yang menggunakan smartphone Android yang bertipe Low End. Tipe ini tidak memiliki spesifikasi yang cukup tinggi untuk menjalankan aplikasi dan game yang cukup berat.

Tipe Low End biasanya hanya memiliki memori RAM di bawah 1GB dan memori internal yang kecil. Namun, banyak cara agar smartphone yang berspesifikasi rendah bisa menjalankan aplikasi dan game yang berat.

Seeder - Logo
Seeder - Logo

Salah satunya menggunakan aplikasi Seeder, app ini bisa membantu mengurangi lag di Android kamu. Cara kerjanya dengan meningkatkan nilai entropy data itu sendiri. Karena pembacaan entropy dilakukan terus menerus, sehingga kadang-kadang entropy dari entropy pool akan habis. Hal itu menyebabkan semua proses pembacaan dari entropy pool membeku (freeze), dan hal ini yang akan kita lihat sebagai lag.

Cara Menggunakan Seeder:

1. Download Seeder melalui Google Play atau Link ini dan Install
2. Buka dan aktifkan aplikasinya (ON)
3. Pada 'Seeder Configuration', centang semua
4. Sedangkan pada 'RNG service performance profile' ada tiga pilihan yaitu Light, Moderate, dan Aggresive. Gunakan profil Light untuk sehari-hari, ubah ke Moderate atau Aggresive ketika akan digunakan menjalankan aplikasi dan memainkan game HD.

Seeder - Screenshot
Seeder - Screenshot

Syarat yang harus di penuhi untuk menggunakan aplikasi ini adalah Android kamu harus sudah di Root (Baca: Rooting Android Dengan FramaRoot).

Selain dari meningkatkan nilai entropy, kamu juga bisa menerapkan tips ini untuk meningkatkan kinerja smartphone kamu, seperti:
  1. Penggunaan SD Booster
  2. Membersihkan file sampah
  3. Menghapus Aplikasi yang benar

Sekarang kamu bisa menjalankan aplikasi dan game kesukaanmu tanpa harus mengalami lag lagi.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget